Penting Ngopi
Pada cangkir yang sudah habis ini, ada rasa yang masih sama. Pahit kopi misalnya.
Sebagai pembuka tulisannya, ada foto sebuah cangkir yang masih sedikit kau tinggalkan sisa pahitnya kopi yang membekas di sana.
Malam ini, kepala rasanya nggak singkron, wkwkwk mau nulis di blog isinya cirhat juga ga baik, tapi kok kebetulan Bu Nyai Luluk Farida maen ke asrama, dan pas banget setiap ketemu beliau yang dibahas akan memberikan jawaban pada setiap penat di kepala dan hati.
Mari kita mulai dari titik ini..
Tentang masa depan, ya masa depan kita sepenuhnya adalah tanggung jawab kita sendiri, kitalah yang menentukan masa depan kita akan seperti apa. Baik dan buruknya bergantung dengan prinsip kita hari ini.
Tentang prinsip, setiap orang yang berprinsip harus punya tiga hal yang menjadi pegangan agar tidak goyah, tidak terombang ambing ketika menghadapi masalah dan prinsip yang dibangun ini akan semakin kokoh dengan diperkuat oleh lingkungan yang sesuai dan kondusif.
Ketika ketemu masalah seperti apapun yakinlah bahwa masalah itu pasti akan terlewat pada masanya, shock dan kaget dengan masalah masalah baru dalam hidup pasti ada, terpenting saat mengalami permasalahan baru tadi maka kembali lah pada prinsip kita dengan tetap berusaha melakukan yang terbaik agar berkahir baik.
Ya baik, mulai dari niat baik, berusaha baik, berbuat baik, dan melakukan yang terbaik, tanpa berpikir akan memperoleh hasil seperti apa. Tanpa memikirkan untung rugi yang kita terima, tapi ikhlas apapun hasilnya dengan tetap berdoa dan tawakal kepadanya sebagai Sang Pemilik Takdir.
Takdir yang Tuhan berikan salah satunya adalah, bertemu orang yang tidak baik saat proses perjalanan kita, dan hal ini diluar kontrol kita sebagai manusia. Dalam kondisi ini, kitalah penentu akan selamat atau tidak. Kuncinya masih satu, berpegang pada prinsip dan jadilah diri sendiri. Sehingga kita tidak mudah dipermaikan oleh siapapun.
Dan pesan Bu Mufida di akhir, nggak usah takut panggung kita diambil orang lain, dan jangan suka mengambil panggung orang lain, karena setiap kita punya keahlian dan bagian masing masing sesuai panggung yang kita miliki, jadi nggak usah takut tergeser oleh siapapun.
So...
Tetap belajar belajar dan belajar lebih lagi
Tetap berjuang berjuang dan berjuang lebih lagi
Hingga kamu dapat menjadi pakar yang menebarkan kebermnfaatan bagi siapa saja
Semangat, aku, kamu, dan kita semua gang sedang berjuang untuk jalan jalan kemanusiaan, saling memberikan ruang dan panggung bagi siapa saja untuk menebar kebermanfaatan dan berjuang untuk kebaikan
Luv yu gaiss 😘
Komentar
Posting Komentar