Bukan Sebatas Nama, Lebih dari Itu!
Lagi lagi, foto ini diambil sebab alasan aku bahagia sebabmu pula.
Terakhir aku menikmati purnama tidak sendirian, dua bulan lalu. Dan masih sempat menemukan senyum membahagiakan pula kala itu. Sebabmu.
Kenapa suka banget purnama?
Soalnya namamu Nuril Qomariyah kah?
Beberapa teman menanyakannya kepadaku. Sebab, tak ada purnama yang tak ku lalui dengan berbahagia.
نورالقمرية
Ya, memang benar arti namaku, Cahaya Bulan Purnama. Namun, tak sereceh itu aku begitu menikmati purnama yang berlalu tiap bulannya. Lebih dari sekedar nama. Aku mencitai purnama sebagai bagian dari makhlukNya.
Menjadi hal yang sangat membahagiakan dapat menikmati ciptaanTuhan yang memberikan banyak sekali pembelajaran, yakni Bulan. Bersyukur, atas nikmat adanya bulan purnama yang bercahaya dikala kelamnya malam, adalah bagian dari bersyukur atas nikmat Tuhan telah menciptakan semesta.
Bulan yang menjadi bagian dari benda langit dan semesta, menjadi salah satu cara kita meningkatkan hamblumminal alam dengan sangat mudah. Tanpa harus mendaki gunung, atau hal lainnya. Kita dengan mudah mensyukuri nikmat Tuhan atas ciptaanNya yang menawan. Cukup dengan sejenak menengok kelangit malam, seperti malam ini, 15 Ramadhan, di bulan yang baik, Bulan bercahaha dengan teduhnya dilangit sana. Seakan mengabarkan turut berbahagia mengarungi bulan suci ini.
Menikmati purnama, membuatku selalu berfikir dan berdzikir. Betapa Tuhan dengan sangat sempurna mengatur penciptaan Bumi dan semesta. Bagaimana setiap benda langit beredar pada orbitnya, tanpa lelah melaju sesuai kodratnya, seperti apa yang Tuhan perintahkan.
Sungguh, besar kuasa Tuhan atas segala makhluk ciptannya.
Lantas tidakkah kita sejenak refleksi diri? Dengan mensyukuri setiap apa yang telah Tuhan beri di dunia ini.
Komentar
Posting Komentar